Stres Bisa Menaikkan Gula Darah? Ini Cara Mengatasinya

Banyak orang tidak menyadari bahwa stres bisa menaikkan gula darah. Saat tubuh mengalami stres, hormon stres seperti kortisol dapat memengaruhi kadar glukosa. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa stres dapat membuat gula darah naik atau turun secara tidak terduga, sementara stres berkepanjangan juga dapat membuat diabetes lebih sulit dikendalikan.

Berikut Cara Menjaga Gula Darah Tetap Terkendali Saat Stres.

  • Kelola Stres Setiap Hari
    Jangan menunggu stres menumpuk. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, menarik napas dalam, meditasi, atau yoga. CDC juga merekomendasikan aktivitas relaksasi untuk membantu mengelola stres.
  • Tetap Aktif Bergerak
    Jalan kaki atau olahraga ringan dapat membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi sekaligus membantu memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik secara rutin merupakan bagian penting dalam pengelolaan diabetes.
  • Tidur yang Cukup
    Kurang tidur dapat membuat pengelolaan gula darah menjadi lebih sulit. Usahakan memiliki jadwal tidur teratur dan cukup setiap malam.
  • Pantau Gula Darah
    Jika memiliki diabetes, periksa gula darah sesuai anjuran dokter. Catatan kadar gula dapat membantu mengetahui apakah stres, makanan, aktivitas, atau faktor lain memengaruhinya.
  • Kurangi Gula, Bisa Gunakan Stevia
    Saat stres, keinginan mengonsumsi makanan atau minuman manis bisa meningkat. Tesla Sweetener yang terbuat dari stevia dapat digunakan sebagai alternatif pemanis. Tesla Sweetener mengandung nol kalori dan tidak meningkatkan kadar gula darah sehingga aman dikonsumsi setiap hari.