Bagi penderita diabetes, mengontrol kadar gula darah merupakan bagian penting dari pengelolaan penyakit. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah mengurangi konsumsi gula tambahan. Karena itu, banyak orang mulai memilih stevia sebagai pemanis pengganti gula. Stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana dan mengandung senyawa pemanis alami yang disebut steviol glikosida.
Berikut beberapa alasan mengapa stevia banyak dipilih.
- Tidak Meningkatkan Gula Darah
Stevia tidak mengandung kalori maupun karbohidrat sehingga tidak memberikan efek peningkatan gula darah seperti gula pasir. Oleh karena itu, stevia sering digunakan sebagai alternatif pemanis bagi penderita diabetes. - Membantu Mengurangi Asupan Gula Tambahan
Mengganti gula dengan stevia dapat membantu menurunkan konsumsi gula tambahan dalam makanan dan minuman. Hal ini bermanfaat bagi penderita diabetes yang perlu mengontrol asupan karbohidrat dan gula setiap hari. - Rasa Manis Dengan Kalori Sangat Rendah
Stevia memiliki tingkat kemanisan yang jauh lebih tinggi dibanding gula, sehingga hanya diperlukan sedikit untuk menghasilkan rasa manis. Ini membuat asupan kalori dari pemanis menjadi sangat rendah. - Diakui Aman
Komite Ahli FAO/WHO tentang Bahan Tambahan Pangan (JECFA) menetapkan Acceptable Daily Intake (ADI) steviol glikosida sebesar 0–4 mg/kg berat badan per hari dinilai aman bagi penderita diabetes.




